Hutang jadi sisi hidup yang susah dihindarkan di kehidupan seorang. “Negara saja hutang, apa lagi kita yang rakyat jelata”. Orang dapat berhutang untuk beragam masalah, dari hal remeh seperti beli handphone baru sampai keperluan serius seperti beli rumah atau modal usaha. Hutang-hutang seperti beli rumah (KPR) dan usaha berikut yang diartikan dengan hutang periode panjang, lebih dari lima tahun.

Cara Mengelola Utang Jangka Panjang yang Baik

Sebetulnya, boleh-boleh saja berutang. Apalagi jika hutang itu diguanakan untuk kepentingan produktif. Tetapi, perlu kesadaran extra tinggi jika hutang ialah kewajiban yang perlu dibayarkan dan punyai resiko yang dapat mengusik hidup kamu jika tidak diatur secara baik. Diperlukan loyalitas periode panjang hingga hutang kamu lunas

Ini kali, akan diulas langkah mengurus hutang periode panjang. Dengan pengendalian yang bagus, dimulai dari awalnya pengajuan, akan membuat hutang tidak memunculkan permasalahan di masa datang.

Walau telah banyak artikel berkenaan hutang, kenyataannya banyak yang tidak memahami dengan pola pengendalian hutang. Beberapa orang yang ingin hutangnya cepat lunas hingga pilih tenor angsuran paling pendek walau maknanya angsuran yang perlu dibayarkan besar sekali.

Sebetulnya, tujuan pemakaian hutang sendiri untuk mendapat satu barang tetapi tidak mengusik arus keuangan kamu.

Jadi tidak efisien jika, kamu beli barang dengan berutang, tetapi kamu tidak dapat membayar hutang itu karena angsurannya terlampau besar jika diukur dengan perbedaan penghsilan bulananmu.

Menjadi yang perlu kamu kerjakan ialah, buat rekonsilasi besaran angsuran yang mampu kamu bayar tiap bulan. Idelanya, itu 30% dari pendapatan bulanannmu. Contoh pendapatanmu Rp lima juta, usahak besaran angsuran yang perlu kamu bayarkan tidak lebih dari Rp dua juta tiap bulannya.

Besaran angsuran hutang yang telah kamu tentukan awalnya bakal menjadi pengeluaran rutinmu sepanjang beberapa saat. Ketahui itu dan selalu distribusikan dana sebesar yang diperlukan, saat sebelum atur berbelanja yang lain.

Ingat, janganlah sampai nunggak.

Nunggak angsuran dapat membuat rekam jejak kamu di mata perbankan jadi jelek. Dengan rekam jejak yang jelek, kamu akan sulit terhubung service keuangan yang semakin besar seperti beli tempat tinggal atau pengajuan credit untuk peningkatan usaha.

Kamu dapat pikirkan jika sampai hal tersebut terjadi.

Sesudah dua hal di atas, hal yang lain perlu kamu lihat ialah mengelola keuangan harian. Jatah keuanganmu terbatas dan telah dipotong 30% untuk bayar angsuran hutang. Ketahui keadaan itu dan memiliki komitmenlah dalam diri kamu sendiri, kamu harus dapat atur pengeluaran secara baik.

Supaya keuangan masih tetap konstan, kamu harus mengaplikasikan beberapa peraturan dalam keuangan. Ini tidak susah, terlebih bila kamu memang mempunyai niat yang besar untuk melakukan. Janganlah lupa untuk lakukan penilaian keuangan secara periodik. Dengan demikian, kamu dapat menyaksikan perubahan dan perolehan dalam keuangan kamu

Mulai hemat dan memotong pengeluaran yang tidak demikian penting. Bila Anda serius melakukan, efeknya bisa jadi besar sekali dan Anda bisa mengubahnya ke pos tabungan atau investasi. Penghematan ini dapat dilaksanakan dimulai dari beberapa hal kecil, seperti batasi hangout di cafe atau mal atau kurangi makan di food court.

Untuk mempermudah itu semua, bikinlah daftar berisi catatan pengeluaran teratur yang perlu kamu distribusikan.

Jika memang perlu, buat kalender keuangan yang berisi tanggal jatuh termin angsuran credit, tanggal jatuh termin pembayaran utilitas seperti listrik, air, uang keamanan, uang kebersihan sampai tanggal periode usai paket internet.

Masukkan juga besarnya ongkos yang dibutuhkan untuk tiap-tiap pospengeluaran.

Paling akhir bikinlah ceklis pengeluaran yang telah kamu bayarkan untuk menyamakan tersisa uang yang telah didistribusikan dengan besaran pengeluaran yang telah dibelanjakan.

Bagaimana apa sesudah membaca artikel ini kamu mulai akan berteman dengan hutang-hutang periode panjang kamu?

Baca Juga: jasa pembayaran paypal

Sumber: keranjangku.net

By dzail