Beberapa Obat Herbal yang Mempunyai Kekuatan Menangani Kanker

Penyakit kanker masuk ke lis penyakit yang dapat menyebabkan kematian jika tidak diobati. Terhitung kanker ovarium, yang serang kelenjar penghasil hormon seks dan sel telur pada wanita. Umumnya, penyakit ini diobati dengan operasi dan dipadukan pengobatan kanker ovarium lain berupa terapi. Ada banyak ekstrak, rempah, atau suplemen yang berkekuatan dalam menangani tanda-tanda kanker ovarium komplet dengan menghindarinya, satu diantaranya :

 

Biji Anggur

 

Beberapa penelitian menunjukkan bila phytochemical dalam biji anggur memiliki anti-tumor atau kemampuan penangkalan kanker yang kuat dapat diisolasi dari biji itu. Proanthocyanidins penting menjadi perhatian, karena ini telah ditemukan untuk stop beberapa sel kanker pankreas menyebar atau kerjakan migrasi.

 

Ekstrak biji anggur bisa bekerja secara efektif pada kanker kolorektal. Ekstrak dari ekstrak biji anggur memicu kematian beberapa sel kanker type ini dan ekstrak biji anggur tidak mencelakai beberapa sel sehat.

 

Proanthocyanidins dalam ekstrak biji anggur bisa merintangi perubahan kanker usus besar. Proanthocyanidins terakumulasi dalam jumlah besar di usus besar karena tidak terserap dengan baik di lambung.

Baca juga : Cara pengobatan alternatif kanker mesothelioma

Jahe

 

Gingerol bahan aktif dalam jahe, telah memperoleh banyak perhatian, terutamanya dalam test klinis, dalam hentikan atau meredam kanker tertentu. Hasil dari uji coba farmakologi ini menunjukkan bila jahe dapat merintangi perubahan tumor pada manusia. Dalam kasus kanker ovarium, gingerol menyebabkan kematian sel kanker, turunkan infeksi, dan mengatur peran kebal.

 

Lidah Buaya

 

Lidah buaya menunjukkan beberapa data yang luas dari literatur terkait studi dermatologi dan test klinis yang memberi support uji coba lidah buaya dalam test klinis. Lidah buaya sudah ada sejauh beratus-ratus tahun, dengan referensi paling awal yang ditemui berkenaan penggunaan obat dari orang Mesir kuno, yang menggunakannya untuk persoalan kulit.

 

Dia mempunyai kandungan senyawa yang disebut 1,8 dihidroksi-3 (hidroksimetil) – antrakuinon (disingkat AE) yang bisa ditunjukkan menyebabkan kematian beberapa sel kanker kandungan kemih manusia. AE memiliki imbas anti kanker yang menakjubkan. Ini stop viabilitas sel dan stop G2 / M dari peralihan hidup sel.

 

Saat diambil dalam jumlah yang makin besar atau dalam masa waktu yang lama, adalah pencahar yang kuat, dan perawatan harus diambil agar tidak alami dehidrasi.

 

Kunyit

 

Kunyit (Curcuma longa atau Curcuma zedoaria) telah digunakan sejak tahun 1900-an untuk stop pertanda infeksi, alergi, rematik, dan persoalan hati. Kunyit tiba dari India dan Asia Tenggara. Umumnya dikonsumsi sebagai teh untuk tujuan pengobatan. Senyawa aktif dalam kunyit, kurkumin, menyebabkan kematian sel kanker tanpa merusak sel sehat. Ini dikerjakan melalui penekanan jalur aktivasi, kappaB, yang terkait dengan bermacam penyakit yang dikarenakan oleh infeksi, terhitung kanker.

 

Kurkumin diputuskan jadi pengatur gen saat datang ke pembangunan kanker. Dalam test klinis, ditemukan untuk stop migrasi beberapa sel kanker paru-paru. Akhir-akhir ini, kunyit telah dipelajari untuk kesempatan pengobatan kanker payudara dan mieloma.

 

Cengkeh

Cengkeh sebenarnya adalah kuncup bunga kering dari pohon asli India, Pakistan, Zanzibar, dan Madagaskar. Minyak cengkeh dari cengkeh (Eugenia wewangianticum atau Eugenia caryophyllata) telah dipelajari untuk kemampuan mereka untuk tambahkan peran ketahanan badan atau penangkalan kanker. Minyak cengkeh memiliki senyawa anti-oksidan yang mempunyai potensi untuk bertindak sebagai agen antikanker..

 

Teh

Teh (camellia sinensis) telah jadi fokus dari beberapa penelitian ilmiah akhir-akhir ini. Teh memiliki lebih dari 700 senyawa berbeda, banyak yang sudah ditemui kemampuannya menangani penyakit.

 

Di antara senyawa yang dikenal untuk menangani penyakit adalah polisakarida, flavonoid, vitamin tertentu, dan asam amino. Semua type teh, terhitung hijau putih, hitam, dan oolong, ditemukan mempunyai kandungan anti-oksidan tingkat tinggi, yang disebutkan agen anti-penuaan dan anti-tumor yang kuat. Minum teh secara teratur dapat betul-betul tambahkan kesetimbangan usus bakteri sehat.

 

Teh memiliki kadar vitamin C yang tinggi, yang ditemui mampu menangani kanker karena radikal bebas. Teh memiliki indeks glikemik rendah dan memiliki watak pembersihan yang kuat. Konsumsi teh secara teratur telah lama disambungkan dengan penangkalan diabetes dan penyakit jantung.

 

Bawang

Bawang (allium cepa) memiliki anti-oksidan tinggi dan disambungkan dengan bermacam point farmakologi terhitung anti-inflamasi, antibiotik, dan anti-karsinogenik. Satu penelitian menunjukkan aktivitas anti-oksidan yang makin besar dari tikus tua yang diberi makan bawang. Ada hubungan yang terang antara konsumsi bawang dan risiko kanker umum.

 

Tingkat risiko bervariasi, tetapi bawang turunkan risiko kanker kolorektal, kanker ovarium, kanker sel ginjal, kanker prostat, kanker esofagus, kanker mulut, dan kanker payudara. Bawang tinggi polifenol, yang meredam penyakit, terhitung kanker. Bawang tinggi anti-oksidan, yang juga dikenal sebagai pelawan kanker. Sayur populer ini mempunyai kandungan senyawa yang disebut quercetin, yang bisa ditunjukkan turunkan sel tumor kanker.