Tanah merupakan komoditas yang mahal dan terbatas. Tak heran jika banyak orang menggunakan tanah sebagai sarana investasi karena sangat berharga. Namun karena mahalnya harga tanah, masyarakat seringkali memiliki perbedaan pendapat tentang cara menghitung harga tanah. Dalam kebanyakan kasus, harga tanah per meter dihitung berdasarkan harga sekitar. Tak heran, cara mencari harga tanah di suatu daerah sangat berbeda.

Bagi yang belum tahu, mungkin akan bingung bagaimana cara menghitung harga tanah di suatu daerah. Apakah harga tanah sudah sesuai atau sudah dinaikkan oleh calo. Atau karena masalah tanah sehingga harga per meter tanah terlalu murah?

Cara Menghitung Harga Tanah

Padahal, cara menghitung harga tanah sangat mudah, karena sudah ada pedomannya. Sebagai komoditas hukum, tanah dikenakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) setiap tahun. Dasar dari pajak ini adalah harga tanah. Pemerintah daerah biasanya menggunakan istilah “Nilai Jual Objek Pajak” (NJOP) untuk menetapkan harga tanah. Nah, NJOP di satu bidang pasti bisa berbeda dengan bidang lainnya. bagaimana bisa? Atau baiklah, mari kita uraikan beberapa metode untuk menghitung harga tanah ini.

  1. Dengan NJOP

Untuk memahami istilah ini, kita perlu merujuk ke sumber istilah ini. NJOP adalah alat pemerintah untuk menentukan basis pajak. Saya tidak tahu apakah ini untuk jual beli, atau ada kompensasi penggusuran. Biasanya metode penghitungan harga tanah didasarkan pada NJOP ini.

Jadi, apa dasar dari NJOP ini? Dasar hukum NJOP adalah Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Pajak Daerah.

Peraturan tersebut menetapkan bahwa NJOP adalah harga rata-rata transaksi wajar. Jika tanah tersebut tidak termasuk transaksi jual beli, NJOP ditentukan dengan membandingkan harga dengan objek lain yang sejenis, atau nilai perolehan baru, atau NJOP pengganti.

Menurut sumber dari situs rumahdokter.com, Biasanya NJOP akan mencantumkan harga per meter tanah. Dengan referensi ini, kita tahu bagaimana cara mengetahui harga tanah suatu daerah.

Sebagai pemilik atau agen, mengelola aset yang Anda miliki adalah penting bagi Anda. Prospektus dapat membantu Anda mengelola semua aset Anda untuk menangani transaksi yang diperlukan.

  1. Survei Harga Pasar

NJOP memang bisa dijadikan dasar harga per meter tanah. Namun di pasar properti, harga tanah per meter bisa melebihi harga patokan di NJOP. Hal ini tentu saja akan terjadi, karena pasar ditentukan oleh supply and demand.

Jika ada lebih banyak permintaan, harganya akan naik, dan tentu saja akan sangat mahal. Pada saat yang sama, jika semakin banyak orang menyediakan tanahnya, harga tanah akan turun karena orang sibuk menjual tanah. Nah, harga pasaran ini juga bisa dijadikan patokan bagaimana cara menghitung harga tanah saat ingin membeli tanah.

Dengan mengamati harga tanah di sekitarnya, kita akan mengetahui berapa harga rata-rata tanah per meter di daerah tersebut. Jadi, kita tahu bagaimana cara mengetahui harga tanah di suatu daerah. Tidak mahal, alhamdulillah bisa lebih murah.

  1. Berdasar Fasilitas di Sekitarnya

Salah satu kunci untuk memahami harga tanah di suatu wilayah adalah letak yang strategis. Nah, strategi ini biasanya jadi faktor cara menghitung harga tanah per meter. Karena strategi biasanya mengacu pada ketersediaan fasilitas umum dan pelayanan sosial.

Misalnya untuk kawasan pemukiman. Fasilitas strategis seperti sekolah, pasar, rumah sakit, apotek, pusat keramaian, stasiun tol, stasiun kereta api, dll. Adapun real estat komersial, biasanya melibatkan layanan komersial. Misalnya, pelabuhan, bandara, kantor pemerintahan atau pusat bisnis (Central Business District).

Nah, itulah tiga cara menghitung harga tanah. Jika Anda ingin membeli sebidang tanah, maka Anda dapat menggunakan salah satu cara di atas. Atau, Anda bisa menggunakan kombinasi ketiganya. Dengan memahami metode penghitungan harga tanah di atas, Anda dapat menemukan tanah dengan harga terbaik.