Cerita Rakyat Dari Tanah Bali Terbaik

Anda menyukai cerita rakyat untuk diceritakan pada anak, tentunya bisa menggunakan cerita dari tanah Bali ini. Selain banyak makna yang akan didapatkan konflik yang diberikan juga cukup fresh. Hal ini tentunya bisa dijadikan pembelajaran terkait kisah yang banyak dipercaya khususnya area Bali.

Cerita Rakyat Dari Tanah Bali Terbaik

  • Gugurnya Putro Terbaik Bali

Kisah dari tanah Bali pertama yang direkomendasikan adalah Gugurnya Putro Terbaik Bali. Kisah ini berawal dari lahirnya seorang anak di tanah Bali yang luar biasa kuatnya. Bahkan ketika masih menangis dia sudah bisa melahap satu piring nasi penuh. Sampai dewasa dia juga mengonsumsi Kerbau yang besar sehingga dijuluki dengan Kebo Iwa.

Hanya saja orang tuanya tidak mampu lagi memberikan makanan karena jumlahnya yang terlalu banyak. Sampai akhirnya seluruh warga Bali ikut membantu, Kebo Iwa menjaga Bali seutuhnya sebagai tanda terima kasih. Kesaktian dari Kebo Iwa akhirnya terdengar sampai Kerajaan Bali.

Sang raja meminta Kebo Iwa untuk menjaga kerajaan dengan sepenuh hati. Kebo Iwa pun setuju termasuk dengan mempertahankan kerajaan dari serangan Majapahit. Gajah Mada, patih dari Kerajaan Majapahit tidak kehabisan akal, karena tidak bisa menyerang akhirnya dia menyusun strategi yang bagus,

Akhirnya Gajah Mada mengundang Raja dan Kebo Iwa untuk makan bersama sebagai tanda persaudaraan. Mereka berjanji tidak akan menyerang Bali padahal ini adalah akal muslihat mereka. Kebo Iwa percaya dan menerima permintaan bantuan untuk menggali sumur yang besar.

Namun sayang ketika sedang menggali dia dikubur oleh para prajurit Majapahit. Dikarenakan Kebo Iwa sangat kuat dia berhasil menyelamatkan diri. Tibalah pertempuran antara Gajah Mada dan Kebo Iwa. Sampai akhirnya Kebo Iwa menceritakan kelemahannya pada Gajah Mada. Namun sebelum meninggal Kebo Iwa berpesan pada Gajah Mada untuk bisa menyatukan nusantara ini. Dari situlah Kebo Iwa gugur sebagai putra terbaik dari Bali.

  • Naga Besukih dan Manik Angkeran

cerita rakyat 1

Kisah terbaik dari tanah Bali yang bagus untuk dibaca adalah Naga Besukih dan Manik Angkeran. Kisah yang satu ini juga serat akan makna untuk diambil kebaikannya. Kisah ini dimulai dengan adanya tokoh yang bernama Manik Angkeran, dia adalah putra brahmana namun mudah dipengaruhi oleh teman-temannya.

Suatu hari di desanya sedang ada acara judi dan sabung ayam, Manik Angkeran tertarik untuk melakukannya juga. Dia berpikir cara untuk punya uang banyak ternyata sangat mudah hanya dengan judi saja. Tanpa pikir panjang dia pulang dan memecahkan celengan miliknya.

Ternyata benar ayam yang dibelinya sering menang dalam sabung ayam. Dia mulai mendapatkan banyak uang dengan cara sabung ayam. Namun hal ini tidak berlangsung lama karena ayamnya sudah mulai kalah di hari-hari berikutnya.

Manik Angkeran tidak menyerah dan tetap melakukan sabung ayam sehingga hutangnya semakin banyak. Tidak berhenti di situ dia juga mencuri harta ayahnya sampai habis. Sampai akhirnya Manik Angkeran menjadi buronan karena terlalu banyak hutang.

Ayahnya tidak tega dan berdoa pada Dewata. Akhirnya dia bermimpi untuk datang sesuai petunjuk di dalamnya. Ayahnya mendapatkan banyak uang dan permata untuk melunasi hutang anaknya.

Sayangnya, Manik tidak berhenti di situ Manik Angkeran tetap bermain judi dan banyak hutang. Ayahnya datang berkali-kali ke tempat awal untuk meminta bantuan. Sampai akhirnya musibah datang pada Manik.

Dia dan ayahnya terpisahkan dan menjadi aliran air yang sangat deras. Inilah yang saat ini dikenal dengan selat pemisah Pulau Jawa dan Bali.

Dari cerita rakyat di atas tentunya bisa diambil makna mendalam untuk kehidupan. Setiap kelakuan yang buruk ataupun baik akan ada timbal baliknya.