Budidaya tomat di pekarangan rumah juga menguntungkan, lho. Jika kamu penasaran bagaimana cara membudidayakan tomat agar berbuah banyak, bisa menyimak ringkasan lengkapnya di bawah ini.

Menanam tomat bisa menjadi metode untuk mendapatkan sayuran organik dari hasil kebun sendiri. Jika menanam tomat sendiri, maka kealamiannya sudah terjamin karena tidak banyak mengandung zat-zat kimia berbahaya.

Menanam tomat dengan budidaya sendiri juga akan menghemat biaya pengeluaran. Kamu hanya perlu menyiapkan sejumlah alat dan bahan sederhana untuk menanamnya. Untuk lebih detailnya, kamu bisa mengikuti cara menanam tomat pada uraian berikut ini.

Persiapan Bibit Tomat Sebelum Tanam

 

Cara menanam tomat yang pertama adalah menyiapkan bibit. Kamu bisa mendapatkan benih tomat dari biji. Bibit yang dibuat dari biji tomat bisa menghemat biaya namun memerlukan sejumlah teknik tertentu agar mendapatkan benih kualitas terbaik.

Biji yang siap dijadikan benih biasanya diambil dari tomat berwarna merah seperti yang kami kutip dari https://agrarindo.com/ , berukuran besar, tidak cacat, persebarannya merata di dalam daging buah, dan kulitnya tipis. Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses persiapan bibit tomat.

  • Memetik buah tomat yang sudah menua
  • Memisahkan biji dari daging buah dan lendir yang menyelimutinya
  • Mencuci hingga bersih
  • Merendam di dalam air selama 2 hingga 3 hari agar benih bisa berfermentasi dengan baik dan tidak mudah terserang penyakit
  • Memilih biji-biji kualitas terbaik yakni yang tenggelam dan terlihat besar
  • Membuang biji-biji yang mengapung di air rendaman karena kualitasnya jelek
  • Mencuci benih tomat yang telah direndam dengan air bersih yang diberi campuran cuka dan garam
  • Mengeringkan dan menyimpannya di plastik.
  • Menyimpan di dalam lemari es sekitar 1 hingga 2 minggu

Selain membuat benih sendiri dari biji tomat, kamu juga bisa membeli bibit di toko pertanian. Menanam tomat dengan bibit dinilai lebih mudah dan efektif dibandingkan biji. Kamu perlu memilih bibit yang berkualitas agar berbuah banyak nantinya.

Bibit yang berkualitas ditandai dengan tanamannya yang sehat dan tidak mudah terserang penyakit. Bibit yang memiliki kualitas unggul juga akan cepat berbuah.