Bisnis

Permodalan Koperasi

Summary

Permodalan Koperasi Arti Modal Koperasi Tabungan sebagai istilah modal koperasi pertama kali digunakan dalam UU 79 tahun 1958, hukum koperasi pertama setelah kemerdekaan. Sejak saat itu, modal koperasi adalah tabungan. Pengertian modal dalam suatu organisasi bisnis termasuk badan-badan yang bekerja […]

Permodalan Koperasi

Permodalan Koperasi

Arti Modal Koperasi

Tabungan sebagai istilah modal koperasi pertama kali digunakan dalam UU 79 tahun 1958, hukum koperasi pertama setelah kemerdekaan. Sejak saat itu, modal koperasi adalah tabungan.

Pengertian modal dalam suatu organisasi bisnis termasuk badan-badan yang bekerja sama adalah sama, yaitu modal yang digunakan untuk menjalankan suatu usaha. Koperasi adalah kumpulan orang yang menghimpun modal untuk modal usaha dan semuanya mempunyai hak yang sama.

Sumber Modal Koperasi (UU No. 12 Tahun 1967)

  • Simpanan Pokok adalah sejumlah uang yang harus diberikan oleh anggota koperasi pada saat satu orang menjadi anggota koperasi, dan besarnya sama untuk semua anggota
  • Simpanan Wajib adalah simpanan tertentu yang harus dibayarkan anggota kepada koperasi pada waktu-waktu tertentu.
  • Simpanan Sukarela adalah simpanan sukarela yang dilakukan oleh anggota atau berdasarkan kesepakatan atau peraturan khusus.

Sumber Modal Koperasi (UU No. 25/1992)

  • Modal Sendiri

Dalam penjelasan pasal 1 ayat (2) UU No. 25 Tahun 1992, yang dimaksud dengan ekuitas adalah menanggung risiko atau modal saham. Sumber ekuitas meliputi:

  • Simpanan Pokok

Adalah jumlah uang yang sama yang harus dibayarkan anggota kepada koperasi selama menjadi anggota. Saldo modal tidak dapat ditarik selama yang bersangkutan masih menjadi anggota. Tata cara penyerahan/penyetoran simpanan modal dan anggota koperasi diatur dalam AD/ART koperasi.

  • Simpanan Wajib

Adalah simpanan dalam jumlah tertentu, yang tidak harus sama, yang harus dibayarkan anggota kepada koperasi dalam waktu dan kesempatan tertentu. Tabungan wajib tidak dapat ditarik selama orang tersebut masih menjadi anggota.

  • Dana Cadangan

Adalah sejumlah uang dari pembebasan SHU yang dimaksudkan untuk meningkatkan ekuitas dan bila perlu menutupi kerugian koperasi. Bahkan jika koperasi dibubarkan, cadangan tidak dapat dibagikan kepada anggota. Dana ini digunakan oleh penyelesaian pembubaran selama masa pembubaran untuk menutupi hutang koperasi, kerugian koperasi, biaya penyelesaian, dll. Delg.

  • Hibah

Merupakan pemberian atau pemberian dari seseorang semasa hidupnya. Sumbangan ini dapat berupa wasiat apabila pemberian itu diucapkan/ditulis oleh seseorang sebagai wasiat atau pesan atau wasiat sebelum kematiannya dan baru berlaku setelah kematiannya.

  • Modal Pinjaman

Koperasi dapat menggunakan leverage untuk mengembangkan usahanya dengan mempertimbangkan kelayakan dan kelangsungan usahanya. Modal luar dapat berasal dari:

a. Anggota
Pinjaman dari anggota, termasuk anggota yang memenuhi syarat.

b. Koperasi lain/atau anggotanya menjadi anggota
Pinjaman dari koperasi lain oleh/atau anggotanya didasarkan pada perjanjian kerjasama antar koperasi.

c. Bank dan lembaga keuangan lainnya
Pinjaman dari bank dan lembaga keuangan lainnya diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kecuali ada peraturan khusus, koperasi seperti debitur lembaga perkreditan atau lembaga keuangan lainnya diperlakukan sama dengan debitur lainnya dalam hal syarat-syarat pemberian dan pelunasan kredit serta proses perkreditan.

d. Penerbitan obligasi dan instrumen utang lainnya
Untuk menambah modal tambahan, koperasi dapat menerbitkan obligasi (pernyataan utang) yang dapat dijual di depan umum. Konsekuensinya, koperasi wajib membayar bunga atas pinjaman yang diterima (nilai obligasi yang dijual), baik dalam jumlah maupun jangka waktu. Penerbitan obligasi dan instrumen utang lainnya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

e. Sumber resmi lainnya
Sumber hukum lainnya adalah pinjaman dari non-anggota yang tidak dilakukan melalui penawaran yang sah.

Distribusi Cadangan Koperasi

  • Cadangan menurut undang-undang no. 25/1992 adalah jumlah yang diperoleh dari penyisihan sisa hasil usaha, yang digunakan untuk membangun ekuitas dan, jika perlu, untuk menutupi kerugian koperasi.
  • Sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang UU no. 1. 12/1967 mengatur bahwa 25% dari SHU yang diterima dari perusahaan anggota akan dicadangkan untuk cadangan, sedangkan 60% dari SHU yang diterima dari perusahaan non-anggota akan dicadangkan untuk cadangan.

Sumber Rangkuman Terlengkap : SeputarPengetahuan.Co.Id